Selain penyampaian materi dari
berbagai peminatan, kegiatan Puncak Kakak
Asuh 2026 juga diisi dengan sosialisasi baju
angkatan dan pemilihan Ketua Angkatan Ilmu
Kesehatan Masyarakat 2026. Kedua kegiatan ini
menjadi bagian dari rangkaian acara yang
bertujuan mempererat kebersamaan sekaligus
membangun identitas mahasiswa baru Fakultas
Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya.
Dalam rangkaian tersebut, pemilihan ketua
angkatan menjadi salah satu agenda penting
untuk menentukan sosok pemimpin yang
mampu mewakili dan mengoordinasikan
mahasiswa dalam menjalani kehidupan
perkuliahan.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan
pemilihan Ketua Angkatan Ilmu Kesehatan
Masyarakat 2026. Proses pemilihan diawali
dengan persiapan calon, kemudian dilanjutkan
dengan penyampaian visi dan misi dari
masing-masing calon ketua angkatan. Pada sesi
ini, para calon diberikan kesempatan untuk
menyampaikan gagasan, tujuan, serta rencana
yang ingin diwujudkan dalam membangun
angkatan yang lebih solid dan aktif.
Penyampaian visi dan misi tersebut menjadi
kesempatan bagi mahasiswa baru untuk
mengenal calon pemimpin mereka sekaligus
mempertimbangkan gagasan yang dinilai
mampu mewakili kebutuhan angkatan.
Setelah seluruh calon menyampaikan
visi dan misinya, panitia mengumumkan hasil
pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Angkatan
Ilmu Kesehatan Masyarakat 2026. Adapun hasil
pemilihan tersebut menetapkan:
1. Keisya Samhahirah sebagai Ketua Angkatan
Ilmu Kesehatan Masyarakat 2026.
2. Rani Julita sebagai Wakil 1 Ketua Angkatan
Ilmu Kesehatan Masyarakat 2026.
3. M. Juano Raffa sebagai Wakil 2 Ketua
Angkatan Ilmu Kesehatan Masyarakat 2026.
Rangkaian pemilihan kemudian dilanjutkan
dengan pelantikan Ketua dan Wakil Ketua Angkatan
sebagai bentuk pengukuhan atas amanah dan
tanggung jawab yang diberikan. Terpilihnya ketua
angkatan diharapkan dapat menjadi awal
terbentuknya kepemimpinan yang mampu
menjembatani komunikasi antarmahasiswa,
menampung aspirasi, serta mendorong partisipasi
aktif mahasiswa dalam berbagai kegiatan akademik
maupun nonakademik. Peran ketua angkatan juga
penting dalam menjaga koordinasi dan memperkuat
rasa kebersamaan di antara mahasiswa.
Melalui pemilihan ini, mahasiswa baru
tidak hanya diperkenalkan pada proses memilih
seorang pemimpin, tetapi juga diajak untuk
memahami pentingnya tanggung jawab, komunikasi,
dan kerja sama dalam kehidupan berorganisasi.
Kepemimpinan yang baik tidak hanya berfokus pada
individu yang terpilih, tetapi juga membutuhkan
keterlibatan seluruh anggota angkatan dalam
menciptakan lingkungan yang saling menghargai dan
mendukung.
Rangkaian kegiatan Puncak Kakak Asuh
2026 kemudian ditutup dengan penutupan acara.
Seluruh rangkaian yang telah dilaksanakan
diharapkan dapat memberikan pengalaman berkesan
bagi mahasiswa baru, mulai dari memperoleh
wawasan mengenai peminatan kesehatan masyarakat
hingga berpartisipasi dalam pembentukan
kepemimpinan angkatan. Dengan adanya kegiatan
ini, mahasiswa baru diharapkan semakin mengenal
lingkungan FKM UNSRI, memiliki rasa
kebersamaan yang kuat, serta mampu berkontribusi
secara aktif dalam perjalanan angkatan maupun
kehidupan kampus ke depannya.